Selamat Datang Teman-Teman, Ibu/Bapak saudara sekalian .
terima kasih sudah mampir.. :)
Anda Sopan kami Segan :)

Jumat, 20 September 2013

pengertian Histogram dan OGIVE



Histogram
Dari suatu data yang diperoleh dapat disusun dalam tabel distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk diagram yang disebut histogram. Jika pada diagram batang, gambar batang-batangnya terpisah maka pada histogram gambar batang-batangnya berimpit. Histogram dapat disajikan dari distribusi frekuensi tunggal maupun distribusi frekuensi bergolong. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut ini.
Data banyaknya siswa kelas XI IPA yang tidak masuk sekolah dalam 8 hari berurutan
sebagai berikut.

Poligon Frekuensi
Apabila pada titik-titik tengah dari histogram dihubungkan dengan garis dan batangbatangnya
dihapus, maka akan diperoleh poligon frekuensi. Berdasarkan contoh di atas
dapat dibuat poligon frekuensinya seperti gambar berikut ini.
 

Ogive
Tabel distribusi frekuensi kumulatif (kurang dari dan lebih dari) dapat digambarkan diagramnya. Caranya dengan menempatkan nilai-nilai tepi kelas pada sumbu mendatar (sumbu x) dan nilai-nilai frekuensi kumulatif pada sumbu tegak ( sumbu y).
Ø   Jika titik-titik yang diperoleh ( yaitu pasangan antara nilai tepi kelas dengan frekuensi kumulatif) dihubungkan dengan garis lurus, maka diperoleh diagram garis yang disebut poligon frekuensi kumulatif
Ø   Jika titik-titik yang diperoleh dihubungkan dengan kurva mulus maka diperoleh kurva frekuensi kumulatif  yang disebut ogive
Ø  Ada 2 macam ogive yaitu
   1. Ogive Positif, kurva yang disusun dari tabel distribusi frekuensi kumulatif kurang dari
   2.Ogive Negatif , kurva yang disusun dari tabel distribusi frekuensi kumulatif lebih dari