Selamat Datang Teman-Teman, Ibu/Bapak saudara sekalian .
terima kasih sudah mampir.. :)
Anda Sopan kami Segan :)

Jumat, 05 April 2013

BEBERAPA PENJELASAN TENTANG KIMIA KELAS X



1.Perkembangan sistem periodik
a.Antoine Lavoisier mengelompokkan unsur-
unsur menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok gas,
nonlogam, logam, dan tanah.
b.Johann Dobereiner mengelompokkan unsur-
unsur berdasarkan massa atom.
c.John Newlands mengelompokkan unsur-unsur
berdasarkan kenaikan massa atom. Kelompok
unsur-unsur yang mirip terulang setiap 8
unsur. Pengelompokan unsur ini dikenal
dengan Hukum Oktaf.
d.Dmitri Mendeleev mengelompokkan unsur-
unsur ke dalam 8 kolom dan 12 baris. Unsur-
unsur satu kolom dan satu baris memiliki sifat
kimia yang mirip.
e.Sistem periodik modern disusun berdasarkan
kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat
unsur-unsur. Pada sistem periodik modern,
periode menyatakan jumlah kulit, sedangkan
golongan menyatakan jumlah elektron valensi.
2.Struktur atom
a.Atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih
kecil, yaitu proton, neutron, dan elektron.
b.Nomor atom = jumlah elektron = jumlah proton
c.Nomor massa – nomor atom = jumlah neutron
d.Isotop adalah kelompok atau pasangan atom
yang memiliki nomor atom yang sama, tetapi
nomor massanya berbeda.
e.Isobar adalah kelompok atau pasangan atom
yang memiliki nomor atom yang berbeda, tetapi
nomor massanya sama.
f.Isoton adalah kelompok atau pasangan atom
yang memiliki jumlah neutron yang sama.
3.Konfigurasi elektron
Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam
setiap lintasan atom. Terdapat dua cara penentuan
konfigurasi elektron.
a.Cara per kulit (cara K L M N) dengan jumlah
digunakan elektron maksimum 2n pangkat 2 (n=kulit)
untuk atom-atom unsur golongan utama
(golongan A).
b.Cara per subkulit (cara s p d f) digunakan untuk
atom-atom unsur golongan transisi (golongan B).

4.Perkembangan teori atom
a.Teori atom Dalton
Atom merupakan bagian terkecil yang tidak
dapat dibagi lagi.
b.Teori atom Thomson
Atom berbentuk bola pejal yang bermuatan positif
dengan muatan negatif tersebar di dalamnya.
c.Teori atom Rutherford
Atom terdiri atas inti atom bermuatan positif
dengan elektron beredar mengelilingi inti.
d.Teori atom Bohr
Atom terdiri atas inti atom dengan elektron beredar
mengelilingi inti pada lintasan (orbital) tertentu.

1.Unsur-unsur kimia dikelompokkan menjadi tiga
kelompok, yaitu unsur logam, unsur nonlogam, dan
unsur gas mulia. Susunan elektron valensi unsur
digambarkan dengan struktur Lewis.
2.Ikatan ion adalah ikatan kimia antaratom dengan
cara serah terima elektron. Contoh senyawa yang
berikatan ion adalah NaCl, CaCl, dan KBr.
3.Ikatan kovalen adalah ikatan kimia antaratom
dengan cara pemakaian elektron bersama. Contoh
senyawanya adalah CH
, HCl, H2 O, dan NH3 .

4.Ikatan kovalen dapat dibedakan menjadi ikatan
kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap.

5.Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan kimia yang
terbentuk dari pemakaian bersama pasangan
elektron yang berasal dari salah satu atom yang
memiliki pasangan elektron bebas. Contoh senyawa
yang berikatan kovalen koordinasi adalah NH4 OH,
HNO2 , dan H2 SO4 .
6.Kepolaran senyawa kovalen dapat ditentukan dari
perbedaan keelektronegatifan atom-atom yang
berikatan.
7.Ikatan logam adalah ikatan kimia yang terbentuk
akibat penggunaan bersama elektron-elektron oleh
atom-atom logam.

1.Tata nama senyawa anorganik dan organik
dikelompokkan sebagai berikut.
a.Senyawa biner yang tersusun atas unsur logam
dan nonlogam. Senyawa ditulis tanpa per-
ubahan, sedangkan nama nonlogamnya di-
tambah akhiran "-ida". Contohnya, senyawa
NaBr dinamakan natrium bromida.
b.Senyawa biner yang tersusun atas unsur
nonlogam dan nonlogam. Penamaan senyawa
ditulis dengan mencantumkan indeks satu.
Contohnya, senyawa N2 O3 dinamakan di-
nitrogen trioksida.
c.Senyawa poliatom
Senyawa poliatom dibentuk oleh lebih dari dua
atom yang berbeda. Asam poliatom dengan
oksida nonlogam berbiloks kecil ditambah it di
akhir kata dan at untuk yang berbiloks besar.
Contohnya, asam sulfit (H2 SO 3) dan asam sulfat
(H2SO4 ).

d.Senyawa asam
Penamaan asam didahului kata asam kemudian
dengan nama anion. Contohnya senyawa HBr
dinamakan asam bromida.
e.Senyawa basa
Penamaan basa dimulai dengan menyebutkan
ion logam, kemudian diikuti dengan hidroksida.
Contohnya senyawa KOH dinamakan kalium
hidroksida.
2.Persamaan kimia dapat ditulis dengan dua cara,
yaitu persamaan perkataan dan persamaan simbol.

1.Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)
menyatakan bahwa massa zat-zat sebelum dan
sesudah reaksi adalah sama.
2.Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)
menyatakan bahwa perbandingan massa zat yang
bereaksi pada suatu senyawa adalah selalu tetap
dengan perbandingan tertentu.
3.Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton)
menyatakan bahwa jika dua unsur dapat mem-bentuk lebih dari satu senyawa maka perbandingan
suatu unsur yang bersenyawa dengan sejumlah
tertentu unsur lain merupakan bilangan bulat
sederhana.
4.Hukum Perbandingan Volume (Hukum Gay
Lussac) menyatakan bahwa pada kondisi suhu dan
tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas
sama dengan perbandingan koefisien dalam reaksi
yang sama.

1.Sifat dari larutan ditentukan oleh jenis zat
terlarutnya sehingga ada larutan elektrolit dan
larutan nonelektrolit.
Sifat SenyawaJenis Senyawa
Elektrolit kuat –Senyawa ionik
–Senyawa kovalen polar yang
terhidrolisis sempurna atau
hampir sempurna
Elektrolit lemah
–Senyawa kovalen polar yang
terhidrolisis sebagian
Nonelektrolit –Senyawa kovalen sebagian yang
tidak terhidrolisis

2.Elektrolit kuat adalah larutan yang memiliki daya
hantar listrik yang baik, sedangkan elektrolit lemah
adalah larutan elektrolit yang memiliki daya hantar
listrik yang buruk.
3.Konsep redoks berdasarkan pengikatan dan
pelepasan oksigen.
a.Reaksi oksidasi adalah reaksi pengikatan
oksigen oleh suatu unsur/senyawa.
b.Reaksi reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen
oleh suatu unsur/senyawa.
4.Konsep redoks berdasarkan penyerahan dan
penerimaan elektron.
a.Oksidasi adalah pelepasan elektron
b.Reduksi adalah penerimaan elektron
5.Konsep redoks berdasarkan peningkatan dan
penurunan bilangan oksidasi.
a.Oksidasi adalah peningkatan bilangan oksidasi.
b.Reduksi adalah penurunan bilangan oksidasi.
c.Bilangan oksidasi adalah muatan yang dimiliki
atom jika atom tersebut berikatan dengan atom
lain.
6.Larutan elektrolit dapat mengatasi masalah
lingkungan dengan tiga cara pengolahan, yaitu
pengolahan secara fisika, secara kimia, serta biologi.
a.Pengolahan secara fisika:
proses flotasi, proses filtrasi, proses adsporsi,
dan proses reverse osmosis.
b.Pengolahan secara kimia: penambahan bahan
kimia tertentu pada limbah dan pengoksidasian
limbah.
c.Pengolahan secara biologi:
oxidation ditch, kontak-stabilisasi dan proses
penguraian secara aerob maupun anaerob.

1.Senyawa karbon adalah senyawa kimia yang
mengandung unsur karbon. Senyawa karbon
dikenal juga sebagai senyawa organik.
2.Karakteristik atom karbon adalah atom karbon
memiliki elektron valensi 4 sehingga atom karbon
dapat mengikat 4 gugus fungsi untuk membentuk
senyawa organik.
3.Ada 4 kemungkinan posisi atom karbon, yaitu atom
C sekunder, atom C tersier, dan atom C kuarterner.
4.Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa yang
paling sederhana dari senyawa organik. Senyawa
hidrokarbon terdiri atas atom C dan atom H.
5.Senyawa hidrokarbon dibedakan dari jenis ikatannya
terdiri atas ikatan tunggal dan ikatan rangkap.
Alkana memiliki ikatan tunggal, sedangkan alkena
dan alkuna berikatan rangkap. Alkena memiliki
ikatan rangkap dua, sedangkan alkuna memiliki
ikatan rangkap tiga.
6.Senyawa hidrokarbon memiliki empat jenis isomer,
yaitu asomer rangka, posisi, fungsional, dan
geometri.
7.Alkana merupakan hidrokarbon alifatik jenuh yang
memiliki ikatan tunggal (C – C). Alkena merupakan
hidrokarbon alifatik tak jenuh yang memiliki ikatan
rangkap dua (C = C). Alkuna merupakan hidrokarbon
.tak jenuh dengan ikatan rangkap tiga ()
8.Titik didih senyawa hidrokarbon dipengaruhi massa
molar relatifnya dan struktur molekulnya. Semakin
banyak jumlah atom karbon maka jumlah massa
molekul relatif juga semakin besar dan titik didih
dari senyawa karbon tersebut semakin besar pula.
9.Senyawa hidrokarbon dapat mengalami reaksi
oksidasi, substitusi, adisi, dan eliminasi.

1.Minyak bumi berasal dari sisa fosil hewan yang
telah melapuk di dasar bumi selama jutaan tahun.
2.Campuran senyawa hidrokarbon dalam minyak
mentah terdiri atas alkana, aromatik, naftalena,
alkena, dan alkuna.
3.Minyak mentah diolah dan dipisahkan dengan
metode distilasi bertingkat yang menghasilkan fraksi-fraksi berdasarkan perbedaan titik didih dari fraksi-
fraksi tersebut.
4.Minyak bumi banyak digunakan sebagai bahan
bakar dan bahan baku pada industri petrokimia.
5.Bilangan oktan bensin menyatakan kemampuan
bensin mengatasi ketukan piston dalam mesin
kendaraan bermotor.

1.Ada 4 jenis senyawa yang terkandung dalam
makanan, yaitu karbohidrat, lemak, protein, dan
vitamin. Sifat-sifat dari senyawa organik yang
terkandung dalam makanan dipengaruhi oleh
struktur kimianya.
2.Bahan tambahan pada makanan dikelompokkan
berdasarkan kegunaannya, yaitu bahan pengawet,
bahan pewarna, pemanis, penyedap rasa, anti-
oksidan, pengemulsi, pengental, penstabil, dan
pengatur keasaman.
3.Bahan kimia senyawa organik banyak digunakan
sebagai bahan obat sakit kepala karena bersifat
analgesik, misalnya parasetamol dan aspirin.
Senyawa organik lainnya juga banyak digunakan
sebagai obat bius karena sifatnya yang dapat
menghilangkan sakit, misalnya kloroform dan etil
eter.
4.Senyawa organik digunakan juga di bidang
pertanian dan industri. Insektisida, rodentisida,
dan fugisida digunakan di bidang pertanian sebagai
pembasmi hama. Di industri, senyawa organik
umumnya banyak dipakai di industri tekstil, cat,
dan plastik.